Sejarah Sepatu Converse: Arti Nama, Pendiri dan Kisah Bangkrut


Halo sobat Kpop Squad Media tercinta semoga sehat selalu ya! Kali ini kita akan membahas seputar sejarah converse, sejarah sepatu converse, sejarah logo converse, arti nama converse, nama pendiri converse, sejarah sepatu converse pertama, sejarah converse 70an, kisah bangkrut converse, jenis sepatu converse, desain sepatu converse, bahan sepatu converse, ciri khas sepatu converse, cara merawat sepatu converse. Apa itu converse? Converse adalah pelopor sepatu casual di dunia. Berikut ini sejarah sepatu converse, keunggulan sepatu converse dan kisah bangkut converse.

Baca Juga : Perbedaan Kaos Champion Ori dan KW

SEJARAH SEPATU CONVERSE


Nama pendiri converse adalah Marquis Mills Converse yang sebelumnya kerja jadi Manajer di salah satu pabrik sepatu. Converse pertama kali dijualbelikan di Amerika Serikat, tepatnya pada Februari 1908. Nama converse diambil dari nama belakang pendirinya. Ide sepatu converse jenis ketse dan berbahan kanvas atau karet terinpirasi dari sepatu militer amerika serikat.

Masa kejayaan sepatu converse atau masa keemasan sepatu converse bisa memproduksi sepatu sampai 4000 pasang per hari. Di tahun 1917, Converse berhasil menembus pasar internasional dan Converse adalah sponsor NBA. Salah satu pemain NBA, Charles Chuck Taylor menjadi brand ambassador Converse karena menginspirasi pembaruan desain sepatu converse. Akhirnya, Charles mendesain sendiri sepatu Converse dan menambah logo bintang sebagai ciri khasnya. Sepatu ini dikasih nama Chuck Taylor All-Stars yang akhirnya kita kenal sampai sekarang dengan sebutan Converse All-Stars. Jadi begitulah sejarah logo converse yang wajib kamu ketahui.

Baca Juga : Ciri-Ciri Topi New York Yankees Original

KEUNGGULAN SEPATU CONVERSE


Sekarang sudah banyak jenis Converse dan model converse yang bisa kita pilih. Desain sepatu converse yang simpel, bahan sepatu converse yang nyaman dan harga sepatu converse yang lebih terjangkau daripada merek lain, bikin Converse layak disebut sepatu legend sepanjang masa. Ciri khas converse yaitu netral dan simpel. Sepatu converse bisa dipadukan sama baju apa aja, bahkan dress sekalipun. Perpaduan sepatu converse dan kebaya di acara pernikahan juga bagus, bahkan ada yang lebih suka pake converse daripada sepatu hak tinggi. Selain nyaman, bahan kain kanvas Converse juga lebih gampang kalo dicuci. Warna-warna sepatu converse yang dikeluarkan kebanyakan netral, walaupun ada yang mix colour sepatu converse pun tetep anti mainstream dan unik buat dipakai.

Baca Juga : Perbedaan Druga Foxy Batch 1, 2 dan 3

KISAH CONVERSE BANGKRUT


Perusahaan converse bangkrut pada tanggal 22 Januari 2001. Waktu itu banyak banget perusahaan sepatu yang menggerus populernya Converse di pasar masyarakat. Akhirnya di tahun 2003, Converse dibeli Nike dan dijadikan anak perusahaan oleh Nike. Baru sehabis itu, Converse bangkit dari keredupan dan bisa bersanding lagi sama sepatu-sepatu lain di pasar.

Baca Juga : [Converse X BT21, Review Harga BT21 Converse Chuck Taylor Allstar] Produk Sepatu Kolaborasi Converse dan BTS

CARA MERAWAT SEPATU CONVERSE


Saran juga nih, apapun jenis sepatunya, biar awet dan tetep bagus, harus dijaga dengan baik yaa. Kalau kotor dicuci dan disimpan ditempat yang tertata rapi.  Apalagi kalau belinya masih pakai orang tua, atau pemberian dari kerabat. Selain sebagai bentuk menghargai orang lain, sepatu kalian jadi lebih tahan lama!

Nah, udah paham kan tentang sejarah singkat Converse dan kenapa sepatu ini super diminati sama semua orang?

Ingin Pasang Iklan di Kpop Squad Media? Hubungi kpopsquadmedia@gmail.com