Pasang Iklan Disini

Biodata Andrie Yunus dan Agama Lengkap

Biodata Andrie Yunus dan Agama Lengkap

Berikut ini biodata Andrie Yunus dan agama lengkap. Siapa Andrie Yunus? Andrie Yunus adalah seorang aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) yang saat ini menjabat sebagai Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

Baru-baru ini, ia menjadi perhatian publik setelah menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal (OTK) pada Kamis malam, 12 Maret 2026, di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat.

Biodata Andrie Yunus

Nama lengkap : Andrie Yunus

Agama : Islam

Profesi : Aktivis hak asasi manusia (HAM)

Jabatan : Wakil Koordinator Bidang Eksternal di Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS)

Kebangsaan : Indonesia

Bidang aktivitas : Advokasi HAM, reformasi sektor keamanan, serta pengawasan terhadap kebijakan militer dan aparat keamanan

Organisasi yang pernah diikuti : Pernah terlibat di Lembaga Bantuan Hukum Jakarta sebelum aktif di KontraS

Dikenal sebagai : Aktivis yang vokal mengkritik kebijakan negara terkait militer dan isu pelanggaran HAM

Aksi yang dikenal publik :

  • Menggeruduk rapat pembahasan revisi UU TNI oleh DPR di sebuah hotel di Jakarta pada Maret 2025 sebagai bentuk protes dari koalisi masyarakat sipil.
  • Menyuarakan penolakan terhadap potensi kembalinya “dwifungsi militer” dalam revisi UU TNI.

Aktivitas advokasi :

  • Aktif menyuarakan reformasi sektor keamanan dan transparansi hukum di Indonesia.
  • Terlibat dalam berbagai aksi dan pernyataan publik yang mengkritik kebijakan pemerintah terkait militer dan HAM.

Peristiwa yang pernah dialami :

  • Mengaku menerima teror berupa telepon dari nomor tak dikenal serta kedatangan orang tak dikenal ke kantor KontraS setelah aksi protes terhadap revisi UU TNI.
  • Pada 2026 dilaporkan menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tak dikenal setelah kegiatan diskusi/podcast tentang isu remiliterisasi.

Fakta Andrie Yunus

1. Aktivis HAM dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS)

Salah satu fakta penting tentang Andrie Yunus adalah perannya sebagai aktivis hak asasi manusia di Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan atau KontraS. Ia dikenal sebagai salah satu figur yang aktif dalam menyuarakan isu pelanggaran HAM, khususnya yang berkaitan dengan aparat keamanan dan militer di Indonesia.

Di organisasi tersebut, Andrie Yunus menjabat sebagai Wakil Koordinator Bidang Eksternal, posisi yang membuatnya sering berinteraksi dengan publik, media, serta berbagai organisasi masyarakat sipil. Dalam kapasitas ini, ia kerap menjadi juru bicara terkait berbagai kasus pelanggaran HAM dan isu reformasi sektor keamanan.

Peran ini juga membuatnya sering hadir dalam diskusi publik, konferensi pers, maupun aksi advokasi untuk menyuarakan kepentingan korban pelanggaran HAM di Indonesia.

2. Dikenal Vokal Mengkritik Kebijakan Terkait Militer

Andrie Yunus dikenal luas sebagai aktivis yang vokal mengkritik kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan militer dan keamanan. Ia sering menyuarakan kekhawatiran masyarakat sipil terkait potensi kemunduran reformasi militer di Indonesia.

Salah satu isu yang kerap ia soroti adalah potensi kembalinya praktik dwifungsi militer, yaitu ketika militer memiliki peran besar dalam urusan sipil dan politik. Konsep ini pernah terjadi pada masa pemerintahan Soeharto melalui kebijakan Dwifungsi ABRI.

Dalam berbagai kesempatan, Andrie menegaskan pentingnya menjaga prinsip reformasi sektor keamanan agar militer tetap berada dalam koridor pertahanan negara dan tidak masuk terlalu jauh ke ranah sipil.

3. Terlibat dalam Aksi Protes terhadap Revisi UU TNI

Nama Andrie Yunus semakin dikenal publik setelah terlibat dalam aksi protes terkait pembahasan revisi Undang-Undang TNI. Bersama koalisi masyarakat sipil, ia melakukan aksi protes terhadap rapat yang membahas revisi undang-undang tersebut.

Aksi ini menjadi sorotan karena dilakukan secara langsung dengan mendatangi lokasi rapat pembahasan RUU yang dianggap tertutup bagi publik. Para aktivis menilai proses tersebut tidak transparan dan berpotensi mengancam reformasi militer yang telah diperjuangkan sejak era reformasi.

Keterlibatan Andrie Yunus dalam aksi tersebut menunjukkan konsistensinya dalam memperjuangkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pembuatan kebijakan negara.

4. Aktif dalam Advokasi Reformasi Sektor Keamanan

Selain aksi protes, Andrie Yunus juga aktif dalam advokasi reformasi sektor keamanan. Ia sering memberikan analisis dan kritik terhadap berbagai kebijakan negara yang berkaitan dengan institusi keamanan seperti militer dan kepolisian.

Advokasi ini meliputi berbagai isu, seperti:

  • Akuntabilitas aparat keamanan
  • Perlindungan korban pelanggaran HAM
  • Reformasi institusi militer dan kepolisian
  • Pengawasan sipil terhadap sektor keamanan

Melalui kegiatan advokasi tersebut, Andrie Yunus bersama KontraS berupaya memastikan bahwa prinsip demokrasi dan HAM tetap menjadi dasar dalam kebijakan keamanan negara.

5. Sering Menjadi Narasumber Diskusi Publik

Sebagai aktivis yang aktif di ruang publik, Andrie Yunus juga kerap diundang sebagai narasumber dalam diskusi, seminar, dan podcast yang membahas isu demokrasi, HAM, dan militer.

Dalam berbagai forum tersebut, ia menyampaikan pandangan masyarakat sipil terhadap kebijakan pemerintah. Ia juga sering menjelaskan dampak kebijakan keamanan terhadap kebebasan sipil dan demokrasi.

Kehadirannya dalam diskusi publik membantu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya reformasi sektor keamanan dan perlindungan HAM di Indonesia.

6. Pernah Mengalami Teror dan Intimidasi

Aktivitas advokasi yang kritis terhadap kebijakan negara membuat Andrie Yunus beberapa kali menghadapi teror dan intimidasi. Setelah aksi protes terkait revisi UU TNI, ia dan organisasi tempatnya bekerja sempat menerima ancaman dari pihak tidak dikenal.

Beberapa laporan menyebut adanya telepon misterius serta kedatangan orang tidak dikenal ke kantor KontraS. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan aktivis yang menyuarakan kritik terhadap kebijakan pemerintah.

Kasus tersebut menjadi perhatian berbagai organisasi masyarakat sipil yang menilai bahwa perlindungan terhadap pembela HAM harus diperkuat.

7. Menjadi Korban Penyiraman Air Keras

Salah satu peristiwa yang membuat nama Andrie Yunus kembali menjadi sorotan publik adalah ketika ia dilaporkan menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal.

Peristiwa ini terjadi setelah ia terlibat dalam diskusi publik atau podcast yang membahas isu remiliterisasi dan kebijakan terkait militer. Insiden tersebut memicu kecaman dari berbagai kalangan masyarakat sipil yang menilai tindakan tersebut sebagai bentuk kekerasan terhadap aktivis HAM.

Kasus ini juga memunculkan desakan kepada aparat penegak hukum agar segera mengusut pelaku dan memastikan keamanan para pembela HAM di Indonesia.

8. Konsisten Menyuarakan Hak Asasi Manusia

Terlepas dari berbagai risiko yang dihadapi, Andrie Yunus tetap dikenal sebagai aktivis yang konsisten menyuarakan isu HAM. Ia terus terlibat dalam berbagai kegiatan advokasi, kampanye, dan diskusi publik untuk memperjuangkan keadilan bagi korban pelanggaran HAM.

Perjuangan yang dilakukan oleh Andrie Yunus bersama KontraS menjadi bagian dari gerakan masyarakat sipil yang lebih luas dalam menjaga demokrasi dan supremasi hukum di Indonesia.

Itulah biodata Andrie Yunus dan agama lengkap. Semoga informasi diatas bisa bermanfaat!